
BEKASI (29/11/2025) – Halaman SMP Strada Bhakti Wiyata tampak berbeda pada Sabtu pagi ini. Suara hentakan kaki yang serempak dan teriakan komando yang tegas memecah keheningan di Kompleks Strada BW. Sebanyak 150 siswa kelas 7 tengah digembleng dalam kegiatan “Pramuka Sehari”, sebuah program intensif pembentukan karakter yang tahun ini terasa istimewa karena melibatkan instruktur langsung dari Korps Marinir TNI AL.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 15.00 WIB ini mengusung tema “Dari Baris Kita Belajar Disiplin, Tanggung Jawab, & Kekompakan”. Bukan sekadar latihan fisik, acara ini dirancang untuk menanamkan mentalitas juara dan kepemimpinan pada siswa baru.
Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Ibu Rosa Endah Budi Lestari. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa latihan baris-berbaris (PBB) adalah fondasi penting untuk melatih fokus dan kepatuhan pada instruksi, dua hal yang krusial bagi kesuksesan akademis maupun kehidupan sosial siswa.
Instruktur dari Korps Baret Ungu Antusiasme siswa memuncak saat sesi pelatihan dimulai. Tidak tanggung-tanggung, materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar dan PBB Tongkat disampaikan langsung oleh tiga personel terbaik dari Korps Marinir TNI AL, yaitu: Serda Mar Fitriyadi, Kopka Mar Darwanto, Kopka Apk Agus Purwanto.

Kehadiran para prajurit ini membawa aura kedisiplinan yang tinggi namun tetap inspiratif. Para siswa dibagi ke dalam 3 kelompok besar yang masing-masing dipandu oleh fasilitator. Untuk memaksimalkan efektivitas latihan, kelompok besar tersebut dipecah lagi menjadi 9 regu kecil yang masing-masing beranggotakan sekitar 15 siswa.

Di sinilah jiwa kepemimpinan diuji. Setelah mendapat arahan dari instruktur Marinir, para siswa berlatih secara mandiri dalam kelompok kecil yang dipimpin oleh rekan sebayanya (ketua regu). Mereka belajar menyatukan gerak, mulai dari sikap sempurna, lencang kanan, hingga variasi langkah tegap.
Ajang unjuk gigi & yel-yel seru setelah istirahat makan siang untuk memulihkan tenaga, suasana berubah menjadi kompetitif. Puncak acara diisi dengan penilaian PBB antar regu. Dengan wajah serius dan konsentrasi penuh, setiap regu menampilkan gerakan terbaik mereka di hadapan dewan juri. Penilaian mencakup ketegasan gerakan, kekompakan, hingga semangat.
Ketegangan mencair saat sesi lomba yel-yel. Kreativitas siswa meledak; nyanyian, tepukan, dan gerakan unik ditampilkan setiap regu untuk membakar semangat teman-temannya.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang. Penghargaan diberikan kepada Kelompok Terbaik 1, 2, dan 3 dalam kategori PBB, serta satu penghargaan khusus untuk regu dengan Yel-Yel Terbaik.
Melalui “Pramuka Sehari” ini, SMP Strada Bhakti Wiyata berharap nilai-nilai kedisiplinan dan jiwa korsa yang ditanamkan oleh Bapak-bapak Marinir tidak berhenti di lapangan hari ini, namun terus terbawa dalam keseharian para siswa sebagai generasi muda yang berkarakter. (REBL, DFA)
Recent Comments