Keceriaan terlihat di wajah para siswa kelas VIII SMP Strada Bhakti Wiyata yang akan mengikuti kegiatan study lapangan ke Lubang Buaya dan Museum Gedung Juang Bekasi, Selasa, 24 Februari 2026. Para siswa berkesempatan mengunjungi situs bersejarah Lubang Buaya, yang terletak di Jakarta Timur. Lubang Buaya menjadi saksi bisu peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia, yaitu G30S/PKI. Selama di lokasi , para siswa mendapatkan penjelasan mendalam dari pemandu mengenai peristiwa tragis yang terjadi pada tahun 1965. Pada peristiwa tersebut, para jenderal TNI AD menjadi korban kebiadaban Partai Komunis.
Setelah mengunjungi Lubang Buaya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Gedung Juang Bekasi. Gedung ini merupakan simbol perjuangan rakyat Bekasi dalam melawan penjajah di masa lampau. Di dalam gedung yang telah dipugar ini, siswa disuguhkan berbagai foto, diorama, dan artefak yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan. Atmosfer di dalam gedung memberikan pengalaman yang mendalam dan membangkitkan semangat nasionalisme para siswa.
Kegiatan study lapangan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya sejarah dan perjuangan para pahlawan bangsa. Dengan mengunjungi situs-situs bersejarah, diharapkan para siswa dapat menghargai pengorbanan yang telah dilakukan oleh pendahulu mereka demi kemerdekaan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. Selain itu, pengalaman ini juga memperkaya wawasan siswa mengenai berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah bangsa.
Selama kunjungan, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pemandu, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif. Mereka diajak untuk bertanya dan memberikan pendapat mereka mengenai peristiwa sejarah yang mereka pelajari. Interaksi ini menambah keaktifan siswa dan mendorong mereka untuk berpikir kritis mengenai masa lalu dan implikasinya terhadap masa depan.
Menurut penuturan beberapa siswa antara lain Della Aurelia kelas VIII A, ia mengatakan kegiatan tersebut sangat menyenangkan karena bisa belajar di luar kelas sehingga tidak jenuh di dalam kelas terus. Menurut Ferdinand Nathan kelas VIII B, ia merasa gembira karena dapat belajar dengan melihat objek yang dipelajari secara langsung.
Di akhir kunjungan, Ibu Asri Agusulistyaningrum selaku koordinator kegiatan study lapangan , menyampaikan pesan kepada para siswa untuk mengambil hikmah dari kegiatan ini. “Kita harus belajar dari sejarah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dan terus menghargai perjuangan para pahlawan kita. Semangat mereka harus kita wariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya. Melalui study lapangan ini, nilai-nilai kepahlawanan dan cinta tanah air diharapkan terus terpatri di hati para siswa. (SS; DFA)

kegiatan kali ini sangat menyenangkan buat anak2.mereka bisa mengetahui peristiwa yang sangat bersejarah.dan mereka cukup antusias mebgikuti sesi demi sesi.Maju terus SMP BW,Salam AMDG
Saya setuju diadakan study tour ke tempat tempat bersejarah,dmn anak anak bisa mengetahui sejarah dan bis menjadi pengetahuan dan pengalaman yg meningkatkan moral,aturan dan disiplin,maju terus SMP Strada Bhakti Wiyata, sukses selalu Tuhan Yesus memberkati.